10 Makanan Penurun Darah Tinggi untuk Atasi Hipertensi

darah tinggi

10 Makanan Penurun Darah Tinggi untuk Atasi Hipertensi – Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang tak boleh diabaikan. Hipertensi bisa menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti penyakit jantung, stroke, dan bahkan kematian. Kondisi yang disebut hipertensi adalah ketima pembacaan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik melebihi 90 mmHg.

Ketika tekanan darah tinggi ini dibiarkan tanpa penanganan, maka jantung dipaksa terus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi inilah yang menjadi salah satu penyebab hipertensi bisa menimbulkan komplikasi kesehatan parah.

Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat sangat dianjurkan untuk membantu mengurangi peluang Anda mengalami hipertensi. Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi makanan penurun darah tinggi. Apa saja makanan yang dapat membantu menurunkan darah tinggi?

1. Sayuran hijau

Potasium yang terkandung di dalam sayuran hijau dapat membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak sodium melalui urine. Efek ini pada gilirannya akan menurunkan darah tinggi. Berikut ini adalah beberapa sayuran penurun darah tinggi yang baik dikonsumsi karena mengandung potasium tinggi: Selada Kubis Lobak hijau Sawi Bayam Bit hijau Arugula

2. Bawang putih

Bawang putih termasuk makanan penurun darah tinggi karena dapat meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat dapat membantu meningkatkan vasodilatasi atau pelebaran arteri yang berdampak pada penurunkan tekanan darah tinggi.

3. Sayur bit

Bit termasuk makanan penurun darah tinggi karena mengandung oksida nitrat, yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Para peneliti bahkan mendapati bahwa nitrat dalam jus bit dapat menurunkan tekanan darah pada obyek penelitian hanya dalam 24 jam. Untuk mengonsumsi sayur bit, Anda bisa menjadikannya sebagai hidangan atau mengonsumsinya dalam bentuk jus.

4. Yogurt

Yogurt adalah sumber kalsium yang sangat baik dan rendah lemak. Nutrisi ini adalah elemen penting dari diet untuk menurunkan tekanan darah. Menurut American Heart Association, wanita yang mengonsumsi lima atau lebih porsi yogurt dalam seminggu mengalami pengurangan 20 persen risiko terkena tekanan darah tinggi. Saat membeli yogurt, sebaiknya Anda tidak memilih yang mengandung gula. Untuk variasi rasa, Anda bisa menambahkan yogurt dengan buah atau kacang-kacangan. Jika kurang selera dengan yogurt, Anda bisa memilih susu skim sebagai makanan penurun darah tinggi karena juga mengandung kalsium rendah lemak.

5. Oatmeal

Oatmeal adalah makanan yang mengandung serat tinggi, rendah lemak, dan rendah sodium. Nutrisi ini baik untuk membantu Anda menurunkan tekanan darah. Makan oatmeal untuk sarapan adalah cara yang baik untuk mengisi bahan bakar untuk hari itu. Saat ingin mengonsumsi oatmeal, Anda bisa juga menambahkan buah-buahan atau kacang-kacangan untuk memperkaya asupan nutrisi.

6. Minyak zaitun

Minyak zaitun adalah contoh makanan lemak sehat. Minyak zaitun mengandung polifenol, yang merupakan senyawa peradangan yang dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Baca Juga : Asupan Makanan yang Baik Bagi Penderita GERD

7. Ikan tinggi omega-3

Ikan yang mengandung omega-3 tinggi, seperti salmon dan makarel dapat menjadi makanan penurun darah tinggi. Tak hanya itu, omega-3 pada ikan dapat bermanfaat pula untuk mengurangi peradangan dan menurunkan trigliserida. Ikan juga termasuk sumber makanan yang mengandung protein tinggi dan vitamin D. Vitamin D sendiri memiliki sifat yang dapat menurunkan tekanan darah.

8. Kuaci

Beberapa jenis biji-bijian seperti biji bunga matahari dan biji labu terbukti mengandung kalium, magnesium, dan mineral lainnya yang dapat mengurangi tekanan darah. Anda bisa mengonsumsi biji-bijian ini setiap hari sebagai camilan di antara waktu makan.

9. Cokelat hitam

Studi pada 2015 menemukan bahwa makan cokelat hitam dikaitkan dengan risiko lebih rendah untuk penyakit kardiovaskular. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi hingga 100 gram cokelat hitam per hari mungkin dikaitkan dengan risiko CVD yang lebih rendah. Cokelat hitam mengandung lebih dari 60 persen padatan kakao dan memiliki lebih sedikit gula daripada cokelat biasa. Anda dapat menambahkan cokelat hitam ke yogurt atau memakannya dengan buah-buahan, seperti stroberi, blueberry, atau raspberry, sebagai makanan penutup yang sehat.

10. Kacang pistachio

Pistachio dapat dimanfaatkan sebagai makanan penurun darah tinggi karena dapat menurunkan tekanan darah dengan mengurangi ketegangan pembuluh darah perife atau penyempitan pembuluh darah, dan detak jantung. Studi menemukan bahwa diet dengan satu porsi pistachio sehari dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Nah itu dia makanan penurun darah tinggi yang dapat atasi hipertensi, semoga artikel ini membantu